Sabtu, 12 Maret 2016

K-Drama Talk: Descendants of The Sun - Song Joong-ki Syndrome Starts!

Well, I'm absolutely sold for these two.
Setelah gak menjelajahi dunia blogging lebih dari 5 bulan, aku kembali dengan satu drama yang pastinya gak akan ngebuat rabu-kamis kalian gak ngebosenin dengan cuteness & flirting dari 2 couple yang gak abis-abisnya!Comeback duo Song Joong-ki & Song Hye-kyo dengan naskah yang ditulis oleh star-writer, Kim Eun-sook (Heirs, Secret Garden) ternyata berhasil menjadikan drama ini nation drama di negara asal-nya sendiri dan tidak menutup kemungkinan juga untuk dunia internasional!This drama is love, you know. Song Joong-ki totally rocks it.


Long time no see, guys!2016 sepertinya bisa dibilang satu tahun dimana 'mungkin' kita gak akan dikecewakan sebanyak di tahun sebelumnya, karena banyak banget drama yang layak ditonton & cukup bagus untuk diikuti. Misalkan saja, tvN yang tiba-tiba meroket menjadi channel yang dinilai mampu memproduksi drama yang gak kalah bagusnya dengan 3 stasiun tv nasional (KBS, SBS, MBC) dengan hits-nya seperti Reply 1988, Oh My Ghost, dan yang paling terakhir Cheese In The Trap dan Signal.

KBS yang tidak mau kalah pun ternyata mengumumkan pada Juli 2015 bahwa Descendants of The Sun tulisan dari Kim Eun-sook, star-writer yang cukup dikenal di kalangan pecinta k-drama akan dibintangi oleh Song Joong-ki dan Song Hye-kyo yang langsung saja membuat fans menggila sekaligus ragu untuk meninggikan ekspektasi. Kim Eun-sook yang dianggap gagal dalam penulisan Heirs 2 tahun yang lalu membuat keraguan fans semakin membesar dikarenakan kedatangan kembali Song Joong-ki pasca menyelesaikan wajib militer setahun yang lalu diharapkan dapat membuah hasil yang memuaskan setelah menunggu 2 tahun lamanya semenjak hiatus-nya si aktor.

But!Descendants of The Sun terbukti tidak mengecewakan viewers-nya dengan dialog cerdas & cheesy ala Kim Eun-sook, charisma Song Joong-ki yang mengambil peran sebagai seorang tentara, dan si prideful doctor ala Song Hye-kyo! 
Descendants of The Sun becerita tentang Yoo Shi-jin (Song Joong-ki), yang merupakan kapten pasukan khusus PBB yang bertemu dengan seorang dokter bernama Kang Mo-yeon (Song Hye-kyo) dan kemudian jatuh cinta satu sama lain. Setting yang digunakan oleh drama ini adalah negara fiksional yang dikatakan sebagai negara bekas perang bernama Urk. 

Meskipun saling tertarik, Mo-yeon & Shi-jin ternyata tidak dapat melanjutkan hubungan mereka ke tingkat yang lebih serius setelah menghadapi perbedaan ideologi & pemikiran mengenai pekerjaan mereka yang begitu berbeda. Dan di Urk-lah, mereka akan dipertemukan kembali & saling memahami mengenai perbedaan yang semakin menjauhkan mereka berdua.
I love this couple a whole lot, really. Aku masih berani bertaruh kalo 2 episode pertama drama ini, adalah salah satu awal drama yang paling menyenangkan buatku. Meskipun penuh dialog cheesy & cringe-worthy, drama ini membuktikan kalau yang meranin-nya memang aktor (read: Song Joong-ki) dialog se-cheesy apapun bakal terdengar manis di telinga. Kontras dengan drama tulisan Kim Eun-sook 2 tahun yang lalu, yang enggak hanya cheesy tapi juga terasa sedikit creepy dengan karakter-karaktenya yang sama sekali gak maturing walaupun sudah menghabiskan 20 episode untuk menonton perjalanan mereka (read: Heirs)

Song Joong-ki menang besar di drama ini. Aku selalu berpikir bahwa karakternya di Nice Guy adalah karakter laki-laki terfavoritku selama menonton drama, dan dengan mudahnya Song Joong-ki membawa Yoo Shi-jin yang playful namun charming dan juga memiliki dedikasi tinggi terhadap pekerjaan dan negaranya. Belum lagi senyumannya & flirting jokes-nya yang super imut dengan Kang Mo-yeon membuatkan tersenyum lebar hingga detik terakhir episodenya berakhir. 

Dan props juga untuk Song Hye-kyo yang berhasil meranin Kang Mo-yeon dengan begitu mulusnya. Kang Mo-yeon adalah salah satu female leads yang aku suka sekaligus aku benci. Dia penuh harga diri (mengingat profesinya adalah seorang dokter), jujur, straightforward dan gak dengan begitu mudahnya jatuh ke pelukan Yoo Shi-jin (astaga, bahasanya). Mo-yeon yang begitu realistis mengenai goals dan keinginannya membuatku salut dan bahka mendukungnya di beberapa adegan. Aku tidak menyukai indecisiveness-nya di beberapa episode, tapi setelah menonton episode 6, sepertinya aku mengerti apa & kenapa Mo-yeon bertingkah seperti itu.
Baginya, Shi-jin adalah satu pria yang dengan segala aksi menawannya mencoba menarik hatinya dan tanpa sadar menarik di matanya. Tetapi, sikap Shi-jin yang tertutup dengan pekerjaannya, dan waktu yang selalu terasa tidak tepat membuatnya merasa seperti orang bodoh yang ditinggal sendiri saat Shi-jin diharuskan pergi tanpa ada kabar. Aku benar-benar menantikan 2 episode mendatang, karena aku merasa kita bakal mendapatkan sedikit closure mengenai permasalahan mereka berdua ini. But, they're still my favorite & it'd unlikely changed throughout the drama:)
Selain couple utama, drama ini juga punya pasangan yang gak kalah cute-nya!Seo Dae-yeong (Jin Goo) yang merupakan right-hand man sekaligus sahabat Shi-jin adalah seorang non-commisioned officer yang jatuh cinta dengan seorang army doctor bernama Yoon Myung-joo (Kim Ji-won). Perbedaan pangkat mereka yang terlalu besar, membuat ayah Myung-joo yang merupakan pimpinan pasukan khusus menentang hubungan mereka berdua.

Dae-yeong yang selalu mencoba menghindari Myung-joo membuat Myung-joo menjadi benar-benar kesal sekaligus mengerti mengapa ia bersikap seperti itu. Ayah Myung-joo yang selalu memerintahkan perintah yang terkadar tidak adil untuk memisahkan mereka berdua, dan Dae-yeong yang merasa tidak pantas untuk Myung-joo, dan flashback manis saat mereka masih pacaran bener-bener menyentuh & sama sekali tidak terasa klise. Aku menyukai pasangan ini sebanyak aku menyukai pasangan utama kita, dan aku berharap drama ini akan memberikan screentime lebih untuk 2 karakter ini karena aku ingin tahu mengenai mereka lebih dalam sebelum membahas mereka dalam 1 lingkup topik; love.
Pokoknya, aku merasa Descendants of The Sun bukanlah suatu pilihan yang buruk untuk diikuti. Meskipun minim konflik & plot, drama ini membuktikan bahwa lewat karakter & dialog, mereka bisa menciptakan cerita mereka sendiri. Aku suka dengan konsep-nya yang terasa lebih pintar & dewasa dibandingkan romance biasa. Dan juga interaksi karakter-karakternya yang selalu straightforward dan jujur membuatku lebih menyukai drama ini lagi.

Selain itu, drama ini memiliki deretan soundtracks yang luar biasa sejauh ini, dengan masing-masing lagu yang terasa ringan & berat yang cocok dengan mood yang ingin diusung drama ini. Dan jangan lupakan sinematografinya yang benar-benar ala film!Tidak salah jika menyebut drama ini blockbuster, setelah menghabiskan dana yang terbilang cukup besar, dan juga mengusung pre-produced drama yang sebenarnya lebih efektif untuk k-drama saat ini. 
Overall, Descendants of The Sun is worth giving a try and probably won't disappoint you, guys. It got the newly version of hotter Song Joong-ki, a goddess, witty dialogues, insanely high ratings domestically (28%!), and lovely bromances & second-leads. Give it a shot & let's start the syndrome right here!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured Post

Book Rant: Antologi Rasa by Ika Natassa

Well, well, well. First, this is not a spoiler-free rant, read this on your own risk. I just can't believe that I've spent nea...